Didukung Yili Indonesia, Kuliner Lokal Mejeng di Pertemuan

MATARAM-Kuliner lokal mejeng di panggung G20. Para delegasi pertemuan kedua Sherpa G20 di Labuan Bajo, NTT, disuguhkan menu Manggarian Joy Mochi Ice Cream yang berbahan dasar Roti Kompyang, roti khas Labuan Bajo yang dikreasikan dengan es krim. Hidangan ini pun sangat diminati oleh seluruh peserta pertemuan Sherpa G20.

“Kami sangat bangga menu kuliner lokal dapat disajikan di pertemuan delegasi G20 yang sangat penting ini,” kata Chef Gunawan Popo yang mengkreasikan menu istimewa melalui ketarangan tertulis, Kamis (14/7).

serta memberikan apresiasi kepada pemerintah dan panitia yang telah memberikan kesempatan kepadG20a kuliner lokal untuk dapat dikenal oleh perwakilan negara-negara maju dalam G20.

Lebih lanjut Chef Gunawan Popo menjelaskan, roti kompyang memiliki dua varian rasa, yakni manis dan asin. Pada menu kali ini digunakan roti dengan rasa manis yang dikombinasikan dengan es krim Joyday, es krim asli buatan Indonesia rasa mochi sehingga menghasilkan perpaduan rasa yang unik dan sangat diminati peserta pertemuan.

Roti Kompyang sendiri adalah kuliner yang kini menjadi salah satu buah tangan favorit yang digemari wisatawan yang berkunjung ke Labuan Bajo. Roti berbentuk bulat berwarna cokelat ini memiliki taburan wijen di kulit luarnya yang indah. Warga lokal biasa menikmati roti yang memiliki tekstur renyah di bagian luar dan lembut dalam waktu pagi bersama teh atau kopi.

Bentuk dan teksturnya yang unik membuat Roti Kompyang dapat dikreasikan dengan beragam isian yang membuatnya lezat dan menggugah selera.

Perwakilan Manajemen Yili Grup sekaligus Presiden Direktur Yili Indonesia Dairy, Yu Miao mengungkapkan, sebagai produsen es krim terbesar di Indonesia, memiliki komitmen kuat untuk mendukung kuliner-kuliner lokal dapat dikenal secara luas di dunia internasional.

Momentum pertemuan Sherpa G20 adalah waktu yang tepat untuk mengenalkan kuliner lokal kepada dunia internasional. Sebagai perusahaan multi nasional yang mengembangkan produk es krim Joyday, Yili Indonesia optimis kuliner lokal Indonesia memiliki potensi besar untuk mendunia.

“Kami bangga dapat menjadi bagian pendukung kesuksesan Indonesia sebagai Presidensi G20 yang sangat penting ini,” katanya.

Sebagai informasi, Yili Group sebagai salah satu pemain produk olahan susu terbesar di dunia menanamkan investasi sebesar Rp 2 triliun di Indonesia untuk membangun pabrik dengan kapasitas 50 ribu ton krim per tahun. Melalui investasi ini, Yili Indonesia menjadi produsen krim terbesar di Indonesia yang penjualannya juga akan diekspor ke negara-negara seperti Singapura, Thailand dan Myanmar.

Pengalaman yang panjang di industri pengolahan susu juga membuat Yili Indonesia memiliki teknologi terdepan untuk menghasilkan produk terbaik dengan proses produksi yang berkelanjutan. Saat ini Yili Indonesia memproduksi es krim Joyday dengan 36 pilihan rasa yang dibuat dengan bahan dan proses terbaik dan telah didistribusikan di 300 kota di Indonesia. (kus/r6)

Share This Post