Ink Review #1887: Van Dieman’s Pepperberry

Pepperberry Musim Gugur Van Dieman berasal dari koleksi Tassie Seasons. Anda dapat menemukan tinta ini untuk dijual di Vanness Pens.

Warna:

Pepperberry berwarna hitam biru sedang.

*Untuk kartu swab saya, saya menggunakan Col-o-ring dari Skylab Letterpress, Pilot Ishime medium dan Mabie Todd Swan.

Penyeka:

Dalam usapan besar pada kertas Sungai Tomoe, tinta terlihat jauh lebih gelap.

Contoh tulisan:

Mari kita lihat bagaimana tinta berperilaku pada kertas ramah pulpen: Rhodia, Sungai Tomoe, dan Leuchtturm.

*Untuk sampel tulisan saya, saya menggunakan:

  • Titik Hilang Percontohan EF

  • F, M, B Pilot Ishime

  • Vintage Mabie Todd Swan (ujung pena fleksibel)

  • Buku Gol Rhodia

  • Notebook Taroko Enigma (68gsm TR)

  • Mercusuar A5

  • Pena & Kertas Perlengkapan dari Walmart

vd-pepperberry-6.jpg

vd-pepperberry-5.jpg

Waktu kering: 20 detik

Tahan air: Sedang

vd-pepperberry-8.jpg

vd-pepperberry-7.jpg

Berbulu: Rendah

Tampilkan melalui: Sedang

vd-pepperberry-10.jpg

vd-pepperberry-9.jpg

Perdarahan: Rendah

Properti lainnya: shading rendah, tidak berkilau, dan tidak berkilau.

vd-pepperberry-12.jpg

vd-pepperberry-11.jpg

Pada kertas fotokopi seberat 20 pon, tintanya rata-rata, sedikit berbulu tetapi tidak berdarah.

Swab Perbandingan:

Pepperberry berada tepat di antara Bungubox 4B dan Cross Blue Black. Klik di sini untuk melihat tinta hitam biru bersama-sama.

Tulisan lebih panjang:

Saya menggunakan Franklin-Christoph 46 Blue Diamondcast dengan ujung yang lebar pada buku catatan Taroko Enigma. Tinta memiliki aliran rata-rata.

Secara keseluruhan, ini adalah tinta yang bagus, tetapi ada sedikit bulu dan pendarahan. Tidak terlalu buruk sehingga membuat saya tidak bisa menggunakan tinta, ditambah lagi ada sedikit bayangan.

Disclaimer: Semua foto dan opini adalah milik saya sendiri. Halaman ini tidak mengandung link afiliasi dan posting ini tidak disponsori.

tautan permanen

Share This Post