Mengapa Kita Tidak Boleh Sembarangan Berenang di Sungai?

Mengapa Kita Tidak Boleh Sembarangan Berenang di Sungai?

salah satu sumber air yang mengalir dari tempat tinggi (hulu) ke tempat yang lebih rendah (hilir). Nah, aliran sungai inilah yang menyebabkan adanya arus sungai.

Deras tidaknya arus sungai ini dipengaruhi oleh kemiringan lahan dan curah hujan berasal dari sumber air (hulu). Arus sungai yang deras ini kerap menimbulkan bahaya bagi orang berenang di atasnya. Derasnya arus sungai umumnya tidak terlihat dari permukaan, lo, teman-teman. Arus sungai yang deras ini terjadi di bagian dalam aliran air.

Jika teman-teman ingat pelajaran IPA mengenai air, tekanan air akan lebih besar seiring dengan kedalaman air. Karena tekanan air di dalam air lebih besar, daripada di permukaan air, maka seringkali ini menyebabkan orang terseret arus sungai. Teman-teman harus berhati-hati ketika berenang di sungai yang cukup dalam, Jangan mudah ‘tertipu’ dengan arus permukaan sungai yang tenang, karena mungkin saja arus di bagian dalam sungai sangat deras.

Cara Menyelamatkan Diri dan Bertahan Saat Terseret Arus Sungai

Lantas, bagaimana cara menyelamatkan diri dan bertahan saat terseret arus sungai?

Cara menyelamatkan diri dan bertahan saat terseret arus sungai yang deras dapat dihindari dengan memperhitungkan risiko sebelum mengarungi sungai. Jadi, sebelum berenang di sungai, kita harus memahami kemungkinan derasnya arus sungai. Selain itu, kita juga harus mempersiapkan benda-benda yang membantu kita berenang di sungai, seperti pelampung dan pelindung kepala.

Musibah tak bisa dihindari, teman-teman. Jika sudah terseret arus sungai, cara pertama yang harus kita lakukan adalah tetap tenang. Ada satu cara yang paling disarankan oleh ahli survival atau pakar cara bertahan hidup di alam liar saat terseret arus sungai.

Cara yang paling disarankan para ahli adalah melakukan renang gaya punggung dan berbaring telentang di atas permukaan sungai, dengan kaki mengarah ke hilir dan kepala diposisikan ke hulu. Bagian atas kaki kita harus menyembul keluar dari air dan kepala kita juga harus berada di atas air.

Dengan cara ini, kepala kita akan terlindungi dan kaki akan terhindar dari cedera akibat batu dan puing-puing. Selama berenang gaya punggung, bernapaslah mengikuti aliran air, agar tidak terlalu banyak menelan air.

Jika arus masih dirasa deras, jangan memaksakan untuk berenang melawan arus karena bisa menyebabkan kita kelelahan dan kram, yang bisa menimbulkan bahaya. Nah, Saat kita sudah berada di daerah yang lebih tenang, balikkan badan dan berenanglah secara diagonal ke tepi, mengikuti arus, hingga bisa berenang ke tepian sungai.

Oleh sebab itu, sebelum berenang di sungai, persiapkan alat-alat penyelamat dan periksa kondisi sungai dengan baik. Tak lupa, jangan pernah berenang di sungai tanpa pengawasan orang dewasa atau pengawasan ahli, ya, teman-teman! Jaga diri kita selalu.

merupakan wadah alami atau bisa juga buatan yang berguna untuk banyak banyak orang. Tidak jarang beberapa air yang mengalir di sungai terlihat menarik dan menyegarkan. Tapi kenapa kita justru harus berhati-hati jika ingin berenang di sungai?

Walau menyegarkan ada banyak hal yang harus dipertimbangkan jika ingin berenang di alam bebas seperti sungai. Terlebih di saat musim hujan, baiknya teman-teman mengurungkan niat jika ingin bermain atau bahkan berenang di sungai.

Berikut beberapa hal yang harus jadi pertimbangan saat akan berenang di sungai.

1. Arus Sungai

Saat akan berenang di sungai, hal yang perlu diperhatikan adalah arus dari air sungai tersebut. Sungai yang memiliki arus deras adalah ciri yang berbahaya dan sebaiknya jangan bermain ataupun berenang di sungai. Selain itu, saat musim hujan baiknya juga hindari berenang di sungai.

Walau di tempat teman-teman berada tidak terjadi hujan, arus air bisa berubah bila bagian hulu sungai mengalami hujan deras. Debit air bisa meningkat dan arus menjadi lebih deras, bahkan bisa menyebabkan air sungai meluap.

2. Kondisi Air Sungai

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah kondisi air sungai yang bisa saja sudah terkontaminasi. Meski jernih, bisa saja ada beberapa kandungan berbaya di dalamnya. Atau untuk teman-teman yang memiliki kulit sensitif baiknya tidak berenang di sungai, karena bisa jadi ada bakteri yang bisa melukai kulit.

Selain itu, sungai juga memiliki batu-batuan serta hewan kecil yang bisa saja melukai teman-teman. Bentuk sebuah sungai tentu akan berbeda dengan kolam renang. Saat berenang di kolam renang, teman-teman bisa melihat tanda kedalaman air, namun di sungai tanda tersebut tidak ada.

Permukaan sungai yang tidak datar membuat tingkat kedalaman air bisa berbeda-beda. Hal ini tentu berbahaya bila teman-teman tanpa sengaja masuk ke area yang terlalu dalam dan dengan adanya arus air, kemungkinan tenggelam menjadi lebih besar.

4. Perlengkapan Keselamatan

Bila berenang di kolam renang, tentu akan ada penjaga dan berbagai perlengkapan untuk melakukan pertolongan pertaman. Sehingga saat berenang dan teman-teman mengalami kram atau masalah lain, akan ada orang yang siap siaga menolong.

Sedangkan saat berenang di sungai, tentu tidak akan ada penjaga dan perlengkapan pertolongan pertaman. Jadi berenang di sungai bisa berbahaya untuk dilakukan. Nah, itu tadi beberapa hal yang bisa jadi pertimbangan untuk tidak berenang di sungai yang bisa saja memiliki arus air yang berubah menjadi deras dengan cepat.

Share This Post