Produsen Susu Sapi Terbesar Di Dunia

Produsen Susu Sapi Terbesar Di Dunia

Produsen susu sapi terbesar di dunia, Siapa yang tidak mengenal susu? Susu merupakan minuman yang memiliki banyak penggemar, selain air mineral. Susu memiliki banyak manfaat untuk yang mengonsumsinya, antara lain memberi kekuatan, nutrisi bagi tubuh, sumber protein, dan sangat penting dalam memperkuat tulang.

Setiap tahun ada produksi besar susu di peternakan. Susu ini diekspor ke beberapa negara yang berbeda dalam jumlah sangat besar. Lalu, mana saja negara yang menjadi produsen susu terbesar di dunia? Berikut 10 negara produsen susu terbesar di dunia:

Produsen Susu Sapi Terbesar Di Dunia

Berikut adalah produsen susu sapi terbesar di dunia yang harus kalian ketahui.

1. India

Peringkat pertama dalam daftar negara produsen susu terbesar adalah India. India mampu memproduksi sekitar 146,31 juta ton susu di setiap tahun. Itu semua karena negara ini memiliki jumlah sapi yang besar, terutama di Haryana, Andhra Pradesh, Punjab, dan Rajasthan.

2. Amerika Serikat

Sapi adalah sumber utama susu dari Amerika Serikat. Negara ini memiliki sejumlah pabrik pengolahan susu yang didistribusikan di 23 negara, antara lain Texas, Wisconsin, New York, Minnesota, dan Idaho. Produksi tahunan susu di Amerika Serikat mencapai sebanyak 93 juta ton.

3. China

Selain terkenal sebagai negara yang memiliki populasi sangat tinggi, negara ini juga masuk ke dalam tiga besar negara yang memproduksi susu. Setiap tahun, China dapat menghasilkan 45 juta ton.

4. Pakistan

Negara ini menghasilkan sebagian besar susu yang dihasilkan dari sapi, dan sebagian kecilya diambil dari kambing. Tahun lalu, Pakistan tercatat telah menghasilkan 42 juta ton susu.

5. Brazil

Dalam hal lahan pertanian, Brasil dapat menawarkan ribuan hektar. Inilah sebabnya mengapa beternak sapi dan kambing merupakan salah satu mata pencaharian masyarakat yang tinggal di negara ini. Hewan ini kemudian menjadi sumber dari sejumlah besar susu yang akan diekspor ke beberapa negara lain. Baru-baru ini, Brasil tercatat telah menghasilkan 37,5 juta ton susu.

6. Jerman

Jerman merupakan negara yang populer karena produksi susu. Negara ini memiliki hutan dan lahan pertanian yang luas, itulah sebabnya mengapa banyak orang di sana yang memelihara hewan penghasil susu, seperti sapi. Tahun lalu, Jerman telah menghasilkan 29,34 juta ton susu.

7. Rusia

Selain merupakan salah satu negara terkuat di dunia, Rusia juga menjadi populer karena menjadi negara pengekspor susu dalam jumlah tinggi. Jumlah tersebut diperkirakan sekitar 29 juta ton.

8. Prancis

Selain populer sebagai salah satu kota fashion di dunia, Prancis juga terkenal memproduksi susu dalam jumlah besar. Berdasarkan catatan terakhir, negara ini telah berhasil memproduksi sebanyak 23,2 juta ton susu.

9. Selandia Baru

Selandia Baru merupakan negara penyedia utama susu ke sejumlah negara di seluruh dunia, seperti China. Negara ini memiliki padang rumput hijau yang luas, yang baik untuk kambing, sapi, kerbau, dan domba. Baru-baru ini, Selandia Baru telah menghasilkan sekitar 21,53 juta ton susu.

10. Turki

Selain paling banyak dikunjungi wisatawan karena arsitektur bersejarahnya, negara ini juga terkenal memproduksi susu kerbau. Berdasarkan data terakhir yang dicatat, negara ini telah menghasilkan 19 juta ton susu.

Manfaat Susu Sapi  Bagi Tubuh Manusia

Berikut adalah manfaat yang bisa Anda peroleh dengan mengonsumsi susu sapi:

1. Meningkatkan kekuatan tulang

Sudah menjadi rahasia umum bahwa susu sapi sangat bermanfaat untuk kesehatan tulang Anda. Kandungan mineral seperti kalsium, fosfor, dan zat besi yang ada di dalam susu berperan besar dalam meningkatkan kepadatan tulang Anda. Akan tetapi, menurut situs Cleveland Clinic, konsumsi susu yang berlebihan justru meningkatkan risiko tulang retak. Oleh karena itu, jika Anda ingin memiliki tulang yang sehat dari susu sapi, sebaiknya Anda tidak minum terlalu banyak dalam sehari, misalnya cukup 1 gelas.

2. Menjaga kesehatan jantung

Dengan minum susu sapi, Anda juga bisa mendapatkan manfaat berupa jantung yang lebih sehat. Susu sapi mengandung asam lemak omega-3 yang berguna untuk menjaga fungsi jantung. Namun, pastikan Anda tidak minum susu secara berlebihan, terutama jika Anda sudah memiliki penyakit jantung.

Pasalnya, asupan lemak yang berlebihan dari susu sapi juga dapat meningkatkan kolesterol sehingga justru berisiko memicu penyakit jantung. Sebagai alternatif, Anda bisa memilih susu sapi rendah lemak.

3. Meningkatkan massa otot

Konsumsi susu sapi juga berdampak baik pada massa otot Anda. Hal ini berkat kandungan protein yang ada di dalamnya. Sebuah studi dari jurnal Medicine and Science in Sports and Exercise meneliti efek susu sapi rendah lemak pada wanita yang rutin berolahraga. Hasilnya, susu sapi membantu meningkatkan massa otot tubuh. Bahkan, sebagian wanita juga mengalami efek pengurangan lemak.

4. Menurunkan risiko kanker

Asam lemak omega-3 pada susu sapi murni juga memberikan manfaat yakni menurunkan risiko terkena kanker. Tak hanya itu, susu sapi juga kaya akan antioksidan seperti beta-karoten yang dapat mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas serta memperkecil peluang terkena kanker. Menurut sebuah artikel dari Food and Nutrition Research, minum susu sapi diyakini dapat melindungi Anda dari risiko kanker kolorektal, kanker prostat, serta kanker payudara. Dengan minum susu sapi, Anda dapat menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk menurunkan risiko penyakit kanker.

5. Meningkatkan sistem imun tubuh

Menariknya, kandungan yang ada di dalam susu sapi dapat memberikan Anda manfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Susu sapi tinggi kandungan protein sehingga baik untuk menjaga sistem imun tubuh manusia. Ditambah lagi, kandungan vitamin A, asam lemak omega-3, serta beragam jenis antioksidan di dalam susu sapi juga turut serta membantu melindungi tubuh dari kerusakan sel dan melawan infeksi.

6. Menurunkan kadar gula dalam darah

Ada yang meyakini bahwa konsumsi susu tidak dianjurkan untuk pengidap diabetes. Nyatanya, sebuah penelitian dari Journal of Dairy Science membuktikan bahwa konsumsi susu sapi di pagi hari sewaktu sarapan bisa memberi manfaat positif pada kadar gula darah. Dari penelitian tersebut didapat hasil bahwa susu yang diminum di pagi hari membuat pencernaan karbohidrat dalam tubuh melambat sehingga kadar gula darah dapat terjaga.

7. Menjaga tekanan darah

Bagi Anda yang punya tekanan darah tinggi, susu sapi juga memberikan khasiat lain berupa penurunan tekanan darah. Kandungan kalium yang ada di dalam susu sapi bermanfaat untuk menjaga tekanan darah supaya tetap berada di angka normal. Menurut situs American Heart Association, kalium juga membantu meringankan tekanan pada dinding pembuluh darah sehingga tekanan darah dapat menurun.

8. Meningkatkan energi dan kebugaran tubuh

Sering merasa lemas dan tidak bertenaga? Solusi yang bisa Anda coba adalah dengan rutin minum segelas susu sapi. Berkat kandungan magnesium yang ada di susu sapi, Anda bisa mendapatkan manfaat berupa tambahan energi serta fungsi saraf dan otot yang terjaga. Asam amino yang terdapat di dalam susu sapi juga membantu meningkatkan stamina tubuh selama atau setelah berolahraga.

9. Mengoptimalkan fungsi otak

Tak hanya terkenal untuk tulang, susu sapi murni juga memberikan manfaat positif pada fungsi otak Anda. Sebuah studi dari The American Journal of Clinical Nutrition meneliti efek susu sapi pada aktivitas otak orang-orang berusia lanjut. Hasilnya, susu sapi meningkatkan kadar glutathione pada otak. Glutathione berperan besar dalam mencegah berbagai masalah pada otak, seperti penyakit Alzheimer atau penyakit Parkinson.

10. Manfaat susu sapi untuk mencegah depresi

Selain untuk kesehatan fisik, ternyata susu sapi juga punya khasiat untuk mencegah masalah psikis, seperti depresi. Hal tersebut dibuktikan dalam sebuah studi dari jurnal Social Psychiatry and Psychiatric Epidemiology. Penelitian tersebut melibatkan 1.159 orang dewasa di Jepang berusia 19-83 tahun. Para partisipan memberi tahu seberapa sering mereka mengonsumsi produk susu murni dan susu olahan. Hasilnya, orang-orang yang rutin mengonsumsi susu rendah lemak dan yogurt memiliki peluang 4 kali lebih kecil untuk mengalami gejala depresi.

Nah, artikel di atas menjelaskan tentang negara produsen susu sapi terbesar di dunia.

Share This Post