Wisata Ranu Kumbolo

Keindahan Wisata Ranu Kumbolo, Ranu Kumbolo adalah sebuah danau yang berlokasi di kaki Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang. Obyek wisata alam yang satu ini memiliki panorama memukau. Tak heran jika kawasan wisata ranu kumbolo ini sering dijadikan untuk berkemah. Kawasan wisata alam ini cukup lapang dengan luas 15 hektar.

Danau ini berada pada ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut. Tak heran jika udara di sekitar danau ini cenderung dingin. Selain itu, danau ini  juga memiliki kedalaman hingga 28 meter. Oleh sebab itu, pengunjung tidak diizinkan untuk berenang di danau ini. Sebagai gantinya, pengunjung bisa berkemah dan merasakan sensasi liburan yang sangat berkesan.

Harga Tiket dan Jam Buka Wisata Ranu Kumbolo

Kawasan Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah ternyata punya telaga indah, yakni Telaga Dringo. Telaga yang berada di ketinggian sekitar 2022 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini berada di atas awan dan dikelilingi perbukitan. Hal itu membuatnya juga mendapat julukan sebagai wisata Ranu Kumbolo Jawa Tengah. Lokasinya memang cukup terpisah dari kompleks wisata mainstream Dieng, seperti Candi Arjuna, Telaga Warna, atau Kawah Sikidang.
Karena dari Dieng, jarak tempuh ke Telaga Dringo adalah sekitar 9 kilometer (km) dengan waktu tempuh kurang-lebih 30 menit. Adapun Telaga Dringo tepatnya berada di Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Telaga Dringo juga bisa untuk spot camping. Tarif bagi wisatawan yang hendak berkemah di sini adalah Rp 10.000 per orang. Untuk jam operasional, Telaga Dringo ternyata buka selama 24 jam atau buka terus dari pagi sampai malam. Jika hendak berkunjung ke Telaga Dringo, wisatawan harus membayar tiket karena tempat wisata ini sudah dikelola. Meski begitu, wisatawan tidak perlu mengkhawatirkan harga tiket masuknya karena cukup terjangkau.

Aktivitas Menarik di Ranu Kumbolo

Wisata Ranu Kumbolo selalu ramai pengunjung karena memiliki pesona alam yang indah. Pengunjung pun bisa menikmati keelokan alam sekitar sambil beraktivitas. Ada beberapa aktivitas seru yang bisa dilakukan di kawasan danau ini.

 1. Berkemah

Danau yang satu ini terkenal sebagai tempat beristirahat para pendaki Gunung Semeru. Para pendaki akan mendirikan tenda di tepi danau ini. Meski bukan pendaki, pengunjung juga di perbolehkan berkemah disini.

Meski lokasi danau terlihat luas, namun pengunjung tidak boleh sembarangan mendirikan tenda. Hal ini di karenakan warga sekitar masih menganggap sakral danau ini. Untuk mendirikan tenda, pengunjung harus mengetahui lokasi yang di perbolehkan. Pengunjung boleh mendirikan tenda di dekat pos 4 dan shelter di belakang bukit.

Aturan lain saat mendirikan tenda yakni tidak boleh dekat dengan tepi danau. Pengunjung harus mendirikan tenda dengan jarak paling sedikit 15 meter dari bibir danau. Selain itu, pengunjung juga dilarang mandi dan buang air di danau ini.

 2. Menyaksikan Sunrise

Aktivitas selanjutnya yang bisa di lakukan di danau indah ini adalah melihat matahari terbit. Saat pagi tiba, pengunjung bisa keluar dari tenda untuk menunggu sunrise. Matahari pagi akan muncul dari celah perbukitan dengan indahnya.

Pengunjung akan di pukau dengan fenomena matahari terbit di danau ini. Hal ini di karenakan pemandangan sunrise terlihat lebih memukau saat menerpa permukaan danau. Air pada permukaan danau tampak berkilauan seperti kristal saat terpapar sinar matahari pagi.

 3. Menikmati Pesona Alam Sekitar

Kawasan obyek wisata alam Ranu Kumbolo kaya akan pesona alam yang menakjubkan. Hal ini bisa di lihat dari pepohonan yang rimbun di sekelilingnya. Pengunjung bisa menikmati keelokan bukit-bukit hijau di penuhi pepohonan asri.

Keindahan panorama alam sekitar berpadu dengan danau yang airnya sangat jernih. Danau ini menghampar di tengah perbukitan menjulang tinggi. Keindahan danau ini juga semakin mempesona dengan kebersihan area di sekitarnya. Sehingga pengunjung dilarang membuang sampah dan kotoran di danau ini.

 4. Trekking

Untuk mencapai lokasi danaunya, pengunjung perlu trekking terlebih dahulu. Jalur trekking untuk menuju ke danau ini tidaklah mudah di lalui karena cukup terjal. Sehingga pengunjung di anjurkan untuk menyiapkan fisik yang prima sebelum berkunjung ke danau ini.

Pengunjung sebaiknya melakukan latihan fisik seperti gym dan jogging. Dengan melakukan olahraga rutin, kondisi fisik akan lebih kuat. Sehingga, pengunjung bisa lebih siap saat menghadapi medan trekking. Hal ini di karenakan trekking membutuhkan waktu yang lama yakni 5 hingga 7 jam.

trekking bisa di mulai dari dua jalur yakni Bukit Ayek-Ayek dan Watu Rejeng. Jika ingin lebih cepat sampai, pengunjung bisa memilih jalur Bukit Ayek-Ayek. Namun jalur ini medannya sangat terjal dan sulit di lalui. Untuk medan yang mudah, sebaiknya pengunjung memilih jalur Watu Rejeng.

 5. Melihat Keindahan Bunga Edelweis

Di dekat lokasi berkemah ada tanah lapang yang di tumbuhi hamparan bunga Edelweis. Pengunjung bisa menyaksikan hamparan bunga Edelweis yang hanya bisa di jumpai di pegunungan. Bunga ini terbilang unik karena memiliki umur yang lebih panjang di bandingkan jenis lainnya.

Pengunjung bisa mencium aroma wangi bunga berwarna-warni ini. Tak ketinggalan pula pengunjung sebaiknya mengabadikan momen di hamparan bunga indah ini. Pengunjung bisa berfoto dengan latar belakang bunga Edelweis dan pegunungan tinggi di belakangnya. Setelah berfoto, pengunjung bisa segera membagikan pemandangan indah ini ke media sosial.

Masih banyak tempat menarik lainnya di Lumajang yang tak kalah rekomended untuk anda explore keindahannya. Semoga ulasan singkat dari Obyek wisata Ranu Kumbolo Lumajang di atas bisa memudahkan perjalanan liburan anda.

By AKDSEO