Destinasi Wisata Seni Budaya di Jogja yang Wajib Dikunjungi

Destinasi Wisata Seni Budaya di Jogja yang Wajib Dikunjungi

Destinasi Wisata Seni Budaya di Jogja yang Wajib Dikunjungi – Dikenal dengan kota yang kental akan nuansa tradisionalnya, Jogja merupakan destinasi ideal untuk wisata seni dan budaya. Tak hanya kaya akan warisan budaya, kota ini menjadi rumahnya para seniman handal. Mencoba menelaah sejarah masa lampau dan mengapresiasi berbagai karya seni, pastikan mampir ke tempat-tempat ini untuk pengalaman seni yang tak terlupa.

Destinasi Wisata Seni Budaya di Jogja yang Wajib Dikunjungi

Buat kamu yang ingin atau sedang berkunjung ke Jogja, akan sangat disayangkan jika kamu tidak mengunjungi beberapa wisata seni dan budayanya. Jika bingung ingin pergi ke wisata yang mana terlebih dahulu, informasi di bawah ini mungkin bisa menjadi panduan liburan kamu.

1. Museum Affandi

Jika kamu seorang pecinta seni maka kamu wajib mengunjungi Museum Affandi ketika sedang berada di Yogyakarta. Berada di samping sungai Gajah Wong, kamu bisa temukan lokasi Museum Affandi tepatnya di Jalan Laksda Adisucipto, Yogyakarta.

Museum Affandi dibangun untuk menghormati seorang Maestro Lukis Indonesia, Affandi. Museum ini bisa dikatakan sebagai galeri yang menampung berbagai hasil karya seni dari sang maestro lukis tanah air, yakni Affandi. Pada jamannya, Affandi adalah seorang seniman yang sangat berpengaruh dan namanya sudah dikenalkancah internasional. Kebanyakan lukisan Affandi bergaya Ekspresionis (abstrak) dan Romantisme.

Kamu bisa menemukan tiga buah galer di museum ini, di mana pada galeri pertama terdapat koleksi mobil klasik (Col Gallant) berwarna hijau, sepeda onthel, dan beberapa lukisan karya Affandi yang menceritakan sejarah hidup ia dan keluarganya. Sebelum ke galeri kedua, kamu bisa melihat makam Affandi beserta sang istri Maryati di Lorong antara galir pertama dan kedua.

Di galeri kedua, terdapat berbagai macam lukisan dari seniman kondang tanah air lainnya seperti Basuki Abdullah, Popo Iskandar, Hendra Fajar Sidik, Rusli dan lainnya. Jika lukisan di galeri pertama tidak dijual, lukisan di galeri kedua ini dapat kamu beli dengan kisaran harga miliaran rupiah.

Memasuki galeri ketiga, kamu bisa melihat koleksi lukisan karya Maryati dan Rubiyem (istri kedua Affandi). Kamu juga bisa menyaksikan tayangan video yang memperlihatkan Affandi sedang melukis di Pantai Parangtritis. Jika tertarik berkunjung ke Museum Affandi, kamu wajib membeli tiket masuk seharga Rp20.000 (wisatawan domestik) dan Rp50.000 (wisatawan mancanegara).

2. Museum Ullen Sentalu

Berbicara soal wisata seni budaya di Jogja, Museum Ullen Sentalu tentu tak boleh kamu lupakan. Nama Museum Ullen Sentalu sendiri adalah singkatan dari bahasa Jawa “ULating bLENcong SEjatiNe TAtaraning LUmaku” yang memiliki arti “Nyala lampu blencong merupakan petunjuk manusia dalam melangkah dan meniti kehidupan”.

Jika kamu asing dengan kata lampu blencong, perlu kamu ketahui bahwa lampu blencong adalah sebuah lampu minyak yang biasanya digunakan dalam pertunjukan wayang kulit dan dipercaya merupakan cahaya yang selalu bergerak mengarahkan perjalanan hidup.

Museum Ullen Sentalu menampilkan budaya dan kehidupan bangsawan Dinasti Mataram yang terdiri dari Kasunan Surakarta, Kesultanan Yogyakarta, Praja Mangkunegaraan, dan Kadipaten Pakualaman. Museum ini juga memiliki berbagai koleksi peninggalan bersejarah seperti lukisan, alat musik tradisional, kumpulan foto, arsip, dan kamu pun bisa melihat berbagai koleksi batik bergaya Yogyakarta maupun Surakarta.

Meskipun sudah berdiri sejak tahun 1994, Museum Ullen Sentalu baru di resmikan pada tahun 2017. Museum ini sendiri merupakan museum swasta yang di dirikan oleh Keluarga Haryono dan kini telah dikelola oleh Yayasan Ulating Blencong. Berdiri di kaki Gunung Merapi, Museum Ullen Sentalu memiliki cerita tentang empat Keraton di Solo dan Yogyakarta pada masa lampau lho.

Jika tertarik untuk berkunjung, Museum Ullen Sentalu dapat kamu temukan tepatnya di daerah Pakem, Kaliurang, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Museum Ullen Sentalu dapat kamu kunjungi pada pukul 08.30 hingga 16.00 (Selasa-Jumat) dan pada pukul 08.30 hingga 17.00 (Sabtu-Minggu). Untuk biaya tiket masuknya juga masih terjangkau, yakni Rp30.000 untuk orang dewasa dan Rp15.000 untuk anak-anak.

3. Candi Prambanan

Dikenal dengan nama Candi Roro Jonggrang, Candi Prambanan merupakan candi Hindu terbesar di Indonesia. Termasuk dalam Situs Warisan Dunia UNESCO yang terletak di perbatasan Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dibangun sekitar tahun 850 masehi, Candi Prambanan didedikasikan untuk para Dewa Hindu yakni Siwa, Wisnu, dan Brahma.

Memiliki total 240 candi besar dan kecil di kompleks Candi Prambanan, namun kini yang tersisa 18 candi. Kamu bisa melihat relief yang menceritakan kisah Ramayana dan Krishnayana. Tak hanya itu saja, kamu juga wajib menyaksikan pertunjukan Sendratari Ramayana ketika berkunjung ke Candi Prambanan.

Seperti yang kita ketahui, sendratari merupakan pertunjukan drama dan tarian yang di iringi musik Jawa. Di mainkan oleh 200 penari profesional dan musisi lokal, Sendratari Ramayana mengisahkan cerita Ramayana berdasarkan epos Hindu di adaptasi dengan budaya Jawa.

Sendratari Ramayana di gelar di Panggung Termuka atau Gedung Trimurti setiap Sabtu pukul 19.30 hingga 21.30 malam. Kamu bisa membeli tiket Sendratari Ramayana di lokasi pembelian tiket dengan biaya Rp150.000 per orang.

4. Keraton Yogyakarta

Menjadi salah satu ikon sejarah, Keraton Kasultanan Ngayogyakarta Hadiningrat atau yang sekarang lebih di kenal dengan nama Keraton Yogyakarta di bangun pada tahun 1755. Selain menjadi tempat tinggal raja dan keluarganya, Keraton Yogyakarta juga menjadi kiblat perkembangan budaya Jawa, sekaligus penjaga nyala kebudayaan tersebut.

Berkunjung ke Keraton Yogyakarta bisa menjadi pilihan utama ketika kamu ingin melihat destinasi wisata seni dan budaya di jogja. Anda dapat belajar dan melihat secara langsung bagaimana budaya Jawa terus hidup serta di lestarikan. Mengunjungi Keraton Yogyakarta juga akan memberikan pengalaman yang berharga sekaligus mengesankan.

Kamu bisa menyaksikan banyak hal di Keraton Yogyakarta, mulai dari melihat koleksi barang-barang Keraton hingga aktivitas abdi dalem yang sedang melakukan tugasnya. Kamu juga bisa menikmati pertunjukan seni seperti macapat, wayang golek, wayang kulit, dan tari-tarian dengan jadwal berbeda-beda setiap harinya. Menariknya lagi, jika kamu datang pada hari selasa wage maka kamu bisa menyaksikan lomba jemparingan atau panahan gaya Mataraman di Kemandhungan Kidul lho.

Letak Keraton Yogyakarta cukup strategis karena berada di pusat kota, kamu pun bisa dengan mudah mengunjungi tempat wisata yang satu ini. Keraton Yogyakarta juga menjadi pusat dari garis imajiner yang menghubungakn Pantai Parangtritis dan Gunung Merapi. Jika ingin berkunjung, Keraton Yogyakarta buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 14.00. Namun khusus di hari Jumat, Keraton Yogyakarta hanya di buka hingga pukul 12.00 saja.

5. Tamansari

Masih menjadi bagian dari Keraton Yogyakarta, Tamansari masih berada di kawasan Keraton. Masuk dalam kategori cagar budaya yang ada di Jogja yang memiliki bangunan besar dan megah. Tamansari sendiri mulai di kenal sekitar tahun 1755, tepatnya pada zaman Sri Sultan Hamengku Buwono I.

Memiliki makna taman yang indah, Tamansari awalnya memang merupakan sebuah taman atau kebun istana Keraton Yogyakarta. Tamansari memiliki luas lebih dari 10 hektar dengan 57 bangunan di dalamnya. Di mana bangunan-bangunan tersebut berbentuk gedung, kolam pemandian, jembatan gantung, kanal air, danau buatan, pulau buatan, masjid, dan lorong bawah tanah.

Wisata Seni Budaya di Jogja

Faktanya, Tamansari dulu memiliki fungsi sebagai tempat perlindungan untuk persenjataan lho. Dari sekian banyak bagian yang ada di Tamansari, salah satu bagian yang paling di minati wisatawan adalah Pulo Kenanga atau Pulo Cemeti. Dari bagian ini, wisatawan dapat melihat panorama kota Yogyakarta.

Di sebut juga sebagai Water Kasteel, Tamansari buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 15.00. Untuk bisa mengelilingi seluruh kawasan Tamansari, kamu wajib membayar biaya tiket masuk sebesar Rp5.000 per orangnya. Oh iya, jika ingin melakukan sesi pemotretan maka kamu di wajibkan membayar biaya tersendiri mulai dari Rp3.000 hingga Rp500.000.

Nah, di atas tadi beberapa deretan wisata seni budaya di Yogyakarta yang populer dan wajib kamu kunjungi. Dari list di atas, kira-kira wisata yang mana nih yang sudah menarik perhatian kamu?.

Share This Post